Searching...

17 September The Fed Akan Menaikkan Suku Bunga AS?

August 22, 2015
Mungkin dalam waktu satu dekakde ini suku bunga AS The Fed hampir di pastikan akan naik , bahkan spekulasi terbesar santer kalau 17 September tahun ini akan menjadi tonggak sejarah kenaikan suku bunga setelah hampir satu dekade ini tidak naik. Dan ini menandakan bahwa perekonomian negeri Paman Sam ini kian hari semakin membaik.

Pun begitu ada juga suara yang kontra dengan pendapat berbagai analis keuangan dunia salah satunya adalah Goldman Sachs yang meragukan kenaikan suku bunga terjadi akhir tahun ini. Keyakinan ini berdasar paling tidak sampai bulan Desember akhir tahun ini. Ada beberapa faktor yang diyakini suku bunga tidak akan naik antara lain adalah;

* Upah Tenaga Kerja Yang Buruk
Berita terakhir yang dirilis pemerintah menyatakan kalay kenaikan upah perjam cuma 2,i persen saja dan jauh dari prediksi The Fed sendiri yaitu 3,5 persen sehingga ada keyakinan pertumbuhan upah sedang dan cenderung stabil sehingga menekan untuk tidak naiknya suku bunga.

Kita tahu upah adalah indikator terpenting dunia usaha yang berkaitan dengan iklim usaha dan bisnis secara keseluruhan, dan secara langsung berkaitan dengan inflasi.

* Harga Minyak Turun

penirinan harga minyak di Amerika sangat berpengaruh kepada kebijakan keuangan makro sehingga sangat berhati hati ketika akan menaikkan suku bunga acuan, Dengan harga minyak melorot ke level terendahnya $42,43 bisa mendatangkan bencana ekonomi bagi rakyat Amerika. Dengan berimbas menekan angka inflasi yang sebenarnya justru di inginkan pasar amerika sendiri. namun suara untuk tetap menaikkan suku bunga juga banyak datang dari pelku bisnis yang mana kenaikan suku bunga seharusnya tidak di kontrol oleh dan tergantung pada pasar.

* Pelambatan Ekonomi Global

The Fed adalah Bank Central Amerika tetapi segala kebijakannya sangat berpengaruh pada pasar internasional yang mana saat ini ekonomi sedang mengalami pelambatan di seluruh dunia. bahkan bukan hal baru kalau suatu kebijakan ekonomi suatu bangsa menunggu dan terkait dengan kebijakan keuangan Amerika termasuk suku bunga.

Salah satu bukti nyata adalah China sebagai negara ekonomi kedua setelah Amerika bahkan mendevaluasi sampai 3 kali dalam sepekaan dan mulai menggenjot nilai ekspor ke berbagai negara. dan ketika dollar melambung tinggi akan berdampak buruk juga pada ekonomi dalam negeri AS dan ekspor ke berbagai negara.

Selain China , ekonomi negara berkembaang juga sedang sulit ,kita tahu negara ini menjadi andalam dalam berbagai sektor dan menjadi tujuan alternatif dari ekspor AS. Apalagi dengan dampak kebangkrutan Yunani yang berimbas luas didunia.

Meskipun tetap ada pro dan kontra kenaikan suku bunga The Fed di prediksi akan jalan terus karena sudah lama stagnan, meskipun banyak indikator ekonomi yang tidak mendukung kenaikan ini.





Share This:
Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

Dilarang nyepam, Apalagi nulis URL atau promosi di kolom komentar

Iklan Baris

Taksi Online Kudus
Siap mengantar anda sampai tujuan dengan aman dan nyaman
http://TaksiKudus.com

Properti Kudus
Cari Tanah kapling,Rumah minimalis atau kos kosan di kota Kudus
PropertiKudus.com

Doodle Art Market
Mau jual doodle cantik hasil kreasimu?
Doodle Art Planet

Pasang Iklan Baris
Pasang Iklan Baris Murah Meriah 25.000/Bulan
KangJum.com

Ads by Kangjum.com