Searching...

Rupiah Anjlok Berdampak Melambatnya Perkononmian RI

May 11, 2015
Beberapa analis pasar saham mengatakan seharusnya Rupiah sudah menguat sejak bulan Januari tetapi kenyataannya tidak demikian. Hal ini banyak mengundang banyak pertanyaan di kalangan pelaku usaha dan juga pemerintah. salah satu hal penting yang dilakukan pemerintah melalui Bank Indonesia adalah terus berupaya mendorong seluruh transaksi dalam negeri menggunakan mata uang Rupiah. Hal ini dilakukan untuk menjadikan mata uang Rupiah sebagai tuan rumah di Republik Indonesia.

Seperti diketahui bersama bahwa melemahnya nilai tukar Rupiah juga berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Bahkan hal ini secara langsung membuat cadangan devisa kita anjlok. Sebenarnya ada juga perilaku dari dalam negeri sendiri yang membuat nilai tukar Rupiah melemah salah satunya adalah dengan mewajibkan pelaku usaha untuk menggunakan mata uang Rupiah sebagai wujud untuk menekan Dollar Amerika. Jadikan Rupiah sebagai tuan rumah di negeri sendiri.

Faktor lain yang ikut menyumbang melemahnya Rupiah adalah kegaduhan politik yang sering menghiasi peta politik di Indonesia yang membuat para investor segan berinvestasi di sini. Mereka menganggap situasi yang kurang kondusif membuat modal mereka terancam masa depannya.


Selain itu kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap pemerintahan saat ini mulai diuji dengan kekisruhan KPK dan POLRI yang sedikit banyak berimbas pada perdagangan yang menganggap pemerintah lamban merespon . Pelemahan Rupiah yang mencapai Rp13.000 per USD merupakan angka depresiasi terbesar dibandingkan negara Asia lainnya. Karenanya, pemerintah seharusnya menjaga Rupiah hingga tidak menyentuh level tersebut.

Lambannya respon pemerintah dianggap memberi dampak serius terhadap dunia usaha yang merasa tidak ada jaminan dan kepastian dalam berusaha dan memutar modal ke dalam negeri. Pemerintah dianggap masih santai dalam menghadapi pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pasalnya, kebijakan yang dikeluarkan untuk mengatasi hal tersebut masih bersifat jangka panjang, sehingga belum dapat dirasakan saat ini.

Ini membuat sentimen pasar menjadi negatif, karena kalau dikira masih wajar pelemahan Rupiah kan berarti mereka tidak segera berupaya.

Hal lain yang membuat Rupiah sering bergejolak adalah faktor yang menyebabkan fundamental perekonomian Indonesia rapuh. Pertama adalah faktor defisit transaksi perdagangan. faktor lain adalah impor migas Indonesia yang mencapai 45 persen. Begitu pula dengan industri pangan Indonesia yang juga mengimpor bahan baku sekira 60 persen. Faktor terakhir terkait rapuhnya fundamental perekonomian Indonesia adalah jasa. Industri penerbangan di Indonesia bertransaksi menggunakan dolar Amerika Serikat.

Jika bisa disimpulkan melemahnya nilaai tukar Rupiah dalam jangka waktu yang lama mengindikasikan lemahnya pondasi ekonomi negara ini yang dipicu berbagai masalah baik eksternal maupun internal, ditambah lagi berkurangya kepercayaan publik terhadap pemerintahan saat ini.


Share This:
Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

Dilarang nyepam, Apalagi nulis URL atau promosi di kolom komentar

Iklan Baris

Taksi Online Kudus
Siap mengantar anda sampai tujuan dengan aman dan nyaman
http://TaksiKudus.com

Properti Kudus
Cari Tanah kapling,Rumah minimalis atau kos kosan di kota Kudus
PropertiKudus.com

Doodle Art Market
Mau jual doodle cantik hasil kreasimu?
Doodle Art Planet

Pasang Iklan Baris
Pasang Iklan Baris Murah Meriah 25.000/Bulan
KangJum.com

Ads by Kangjum.com