Searching...

Journey To Timbuktu , Oase Islam Dari Mali

February 21, 2015
Timbuktu adalah salah satu pusat penyebaran Agama Islam di Afrika, Mempunyai 3 masjid besar yang dikukuhkan menjadi situs warisan Dunia.bagian dari kejayaan penyebaran Agama Islam di Afrika barat.

Merupakan pusat ilmu pengetahuan Islam dibawah beberapa kerajaan afrika , rumah bagi 25 ribu mahasiswanya di universitas Islam yang mana sebagai sumber penyebaran agam Islam di seluruh afrika dari abad 13 sampai 16. Ajaran besar Islam, dari astronomi dan matematika untuk kedokteran dan hukum, dikumpulkan dan diproduksi di sini. Bisa dibayangkan masa kejayaan Timbuktu sehingga menyisakan beberapa situs warisan yang masih bisa dinikmati sampai sekarang.

Namun status kota sebagai sebuah oase Islam bergema di tiga besar masjid lumpur dan kayu-nya: Djingareyber, Sankore, dan Sidi Yahia, yang ingat zaman keemasan Timbuktu. Tempat-tempat ini di abad ke-14 dan 15  dan  juga rumah ibadah para  ulama Islam yang dikenal sebagai Duta Perdamaian.
Journey To Timbuktu , Oase Islam Dari  Mali
                                            Foto     Natinal Geographic
  Sebagian besar manuskrip yang tidak ternilai Timbuktu adalah di tangan swasta, di mana mereka telah tersembunyi selama bertahun-tahun, bahkan ada yang lenyap ke pasar gelap.
Ada harapan bahwa perpustakaan dan pusat kebudayaan dapat dibentuk untuk melestarikan koleksi berharga dan menjadi sumber pendapatan wisata. Dan arak ke situ sudah di rilis beebrapa tahun yang lalu.

Pada abad ke-16 penjajah Maroko mulai mengusir ulama keluar, dan rute perdagangan perlahan bergeser ke pantai. Pentingnya kota dan prestise berkurang dan sarjana serta kaum intelektual pergi ke tempat lain. Kolonisasi Perancis pada akhir abad ke-19 pukulan serius bagi kejayaan  Timbuktu.

Dan yang menyelamatkan kejayaan Timbuktu adalah dengan diakuinya sebagai salah satu warisan dunia pada tahun 1990, dan disusul dengan pengakuan 3 masjid besar di tahun 2005. Dan saat ini Timbuktu berjuang keras untuk dapat menarik wisatwan di seluruh dunia agar bisa mengembalikan kejayaan masa lampau yang pernah diraihnya. Tentu dengan segala usaha baik masyarakt beserta pemerintah setempat.

Cara Mengunjungi Timbuktu yang Tepat
Seperti halnya situs warisan dunia ,kadang untuk mencapainya kita butuh sekitar 20 jam perjalanan of road dari kota Mali tetapi sekarang dengan akses lebih mudah karena dibangunnya bandara dari dan ke Bamako.

Kapan waktu yang Tepat berkunjung?
Sudah pasti dengan suhu gurun Sahara yang paans ,anda wajib untuk tahu waktu yang tepat, biasanya bulan Akhir Juli Dan Akhir November perjalanan bisa melaui air. Hindari bulan April dan Juni karena cuaca akan sangat panas. Baca juga
* Keindahan Petra, Kota Masa Lampau Di Jordania

Share This:
Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

Dilarang nyepam, Apalagi nulis URL atau promosi di kolom komentar

Iklan Baris

Taksi Online Kudus
Siap mengantar anda sampai tujuan dengan aman dan nyaman
http://TaksiKudus.com

Properti Kudus
Cari Tanah kapling,Rumah minimalis atau kos kosan di kota Kudus
PropertiKudus.com

Doodle Art Market
Mau jual doodle cantik hasil kreasimu?
Doodle Art Planet

Pasang Iklan Baris
Pasang Iklan Baris Murah Meriah 25.000/Bulan
KangJum.com

Ads by Kangjum.com