Searching...

Bagaimana Prospek Pasar Saham 2015?

February 15, 2015
Kenaikan Indek Harga Saham Gabungan yang positif di tahun 2014 membuat para investor untung besar ,bahkan IHSG menjadi salah satu saham gabungan terbaik di Asia. lalu bagaimana prospek pasar saham di tahun 2015? banyak analis pasar mengatakan kalau tahun ini akan lebih baik dari tahun kemarin. Hal ini dikarenakan banyak sekali sinyalemen positif yang membuat rupiah tidak terlalu tertekan meskipun masih dikisaran Rp 12000 an lebih.

Ada beberapa faktor luar yang membuat sintemen positif terhadap rupiah salah satunya adalah;

1. Rendahnya harga energi dan suku bunga yang rendah di negeri Paman Sam di sinyalkan dapat membuat pertumbuhan ekonomi negara itu naik sehingga secara tidak langsung mempengaruhi ekonomi dunia termasuk Indonesia. pertumbuhan PDB membawa dampak positif bagi laba perusahaan dan profit perusahaan yang naik memicu meningkatkan harga saham dan juga prospek investasi tahun 2015.

2. Masih rendahnya harga minyak dunia yang di prediksi masih pada level $ 74 per barel bisa menumbuhkan laju perekonomian global.

3. tahun kemarin eokonomi Indonesia bisa dikatakan dalam tekanan sehingga laju IHSG mentok di kisaran harga Rp 5200an sampai akhir tahun, Dan banyak analis perekeonomian berasumsi bahwa tahun 2015 laju perekonomian kita akan menuju trend positif. Dan didukung turunnya harga minyak mentah dunia yang sedikit banyak mengurangi subsidi bahan bakar minyak.  Dengan demikian rapor keuangan juga akan membaik. Beberapa lembaga termasuk pemerintah memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi di tanah air dapat menyentuh level 5,8%.

4. Laju pembangunan akan baik dan lancar jika suhu politik dalam keadaan kondusif , anggapan ini muncul meskipun saat ini banyak kisruh politik dan kepentingan yang sedang melanda tetapi tidak menyurutkan analis untuk tetap optimis bahwa perekenomian dan pembangunan Indonesia akan kembali pada posisi normal.

Namun begitu kita wajib waspada dampak dari beberapa sintemen negatif baik global dan regional, salah satunya adalah;

1. Penurunan perekonomian China dan resesi ekonomi di Eropa dan juga Jepang bisa menghambat laju pertumbuhan ekonomi Indonesia sebagai salah satu barometer ekonomi dunia.

2. Adanya rencana kenaikan suku bunga oleh The Fed yang mungkin juga akan terealisasi tahun ini , hal ini dilakukan untuk memulihkan ekonomi Amerika pasca resesi ekonomi. Kenaikan suku bunga bank central Amerika ini biasanya akan diikuti oleh bank sentral negara lain termasuk di tanah air dan dampaknya adalah beban keuangan perusahaan bisa semakin meningkat. Bank sentral Amerika diprediksi akan meningkatkan suku bunga pada bulan Juli atau paling lambat bulan Oktober 2015.

world index


Live World Indices are Powered by Forexpros - The Leading Financial Portal.

Perekonomian suatu negara tidak bisa terlepas dari kondisi ekonomi banyak negara pendukungya , jika salah satu mengalamai hambatan , maka perekonomian kita juga sedikit banyak ikut terkena dampaknya seperti saat terjadi krisis ekonomi global dan regional .
Share This:
Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

Dilarang nyepam, Apalagi nulis URL atau promosi di kolom komentar

Iklan Baris

Taksi Online Kudus
Siap mengantar anda sampai tujuan dengan aman dan nyaman
http://TaksiKudus.com

Properti Kudus
Cari Tanah kapling,Rumah minimalis atau kos kosan di kota Kudus
PropertiKudus.com

Doodle Art Market
Mau jual doodle cantik hasil kreasimu?
Doodle Art Planet

Pasang Iklan Baris
Pasang Iklan Baris Murah Meriah 25.000/Bulan
KangJum.com

Ads by Kangjum.com