Searching...

Asia Mesin Ekonomi Dunia Tapi Rentan Dengan Krisis Keuangan

February 20, 2015
Mengulangi trend tahun lalu yang mana pada kuartal pertama , dana Asia mulai mengalir deras ke negara negara kuat dalam hal mata uang, sebut saja Amerika, Australia,dan Inggris. derasnya aliran dana Asia ke wilayah barat, karena saat ini Asia merupakan mesin ekonomi dunia. Penguatan mata uang, plus harga saham yang tertekan di pasar utama dunia, memicu investor Asia bertualang di mancanegara.

Hal yang diyakini yang membuat dana Asia mengucur deras adalah imbal hasil yang lebih baik , bunga kredit rendah lebih transparan dan juga kepastian hukum yang jelas. Sehingga menekan angka resiko dari pada berinvestasi di wilayah negara Asia. Ini yang seharusnya menjadi fokus pemerintah khusunya Indonesia agar dana kita tidak kabur ke luar negeri dengan membenahi birokrasi yang panjang dan lama.

Seperti halnya banyak perusahaan asuransi di China lebih memilih katalis modal dengan membuat investasi didalam negeri sebesar 25 persen dan 15 persen di luar  negeri, sisanya diversifikasi memicu juga derasnya aliran modal ke luar negeri. dengan begitu dollar akan menguat sehingga menekan mata uang lokal dan berimbas pada semua mata uang di wilayah Asia termasuk Indonesia. Selain perusahaan asuransi, kelompok kunci lainnya yang semakin agresif berinvestasi di manacanegara adalah pengembang, investor individu, dan kalangan ultrakaya.

Kita memang tidak bisa sepenuhnya menyalahkan suatu perusahaan atau individu berinvestasi di luar negeri tetapi akan ada dampak jangka panjang yang luas . Sementara pengembang Asia, semakin aktif bergerilya di pasar asing dengan tujuan membangun citra dan merek sebagai salah satu kunci kesuksesan. Singapura dan Tiongkok, tercatat paling aktif di pasar barat. Sebut saja GIC, Gingko Tree, dan China Investment Corp.
jangan sampai megejar profit yang instan dan tinggi justru memicu resesi yang luas dan meyebabkan melemahnya mata uang lokal terhadap mata uang asing.

Namun dengan kondisi plitik dan keamanan yang kondusif , diyakini tahun ini optimis pertumbuhan ekonomi kita bisa mencapai target , kalaupun meleset masih dalam kewajaran sehingga secara nasional dan global kita masih biosa bersaing secara sehat dalam dunia investasi dunia.


Share This:
Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

Dilarang nyepam, Apalagi nulis URL atau promosi di kolom komentar

Iklan Baris

Taksi Online Kudus
Siap mengantar anda sampai tujuan dengan aman dan nyaman
http://TaksiKudus.com

Properti Kudus
Cari Tanah kapling,Rumah minimalis atau kos kosan di kota Kudus
PropertiKudus.com

Doodle Art Market
Mau jual doodle cantik hasil kreasimu?
Doodle Art Planet

Pasang Iklan Baris
Pasang Iklan Baris Murah Meriah 25.000/Bulan
KangJum.com

Ads by Kangjum.com