Searching...

Memilih Model Blogging Yang Terbaik

December 16, 2014
Blogging tidak pernah mati pernah saya singgung di postingan terdahulu, setidaknya ada dua macam yang pernah saya ulas yaitu tentang blogging gak basinya komunitas blog detik dan blogging never dies untuk memeriahkan virus blogging dari Idblogginschool. namun setelah cukup lama menggeluti dunia blogging. rasanya ada kekhawatiran blogging akan punah atau paling tidak mulai ditinggalkan oleh kawula muda. Mereka akan mengalihkan perhatiannya pada sosial media baik yang berbayar maupun yang gratis.

Sebenarnya jika kita mau mencoba untuk mengadu keberuntungan dengan blogger lokal, mungkin saatnya mulai meningalkan blogging yang terkesan kaku dan juga tradisional. Bahkan dalam laporan Google Search Of The Year untuk Nusantara, kata kunci terbanyak yang diketikkan di SE adalah kata kunci yang berkaitan dengan kondisi dan keadaan Indonesia dalam setahun, Misalkan saja pemilu dan 2 tokokh sentralnya. Dan sudah pasti blog yang akan ditampilkan pasti blog berbasis blog berita. Padahal kita tahu untuk mengupdate blog berita sendirian akan sangat sulit dan juga butuh pengorbanan waktu ,tenaga dan juga biaya yang tidak sedikit.Lalu platform blogging apa yang dengan modal sedikit tetapi menghasilkan sesuatu yang besar seperti dalam prinsip ekonomi?

Ada beberapa macam menurut pandangan Kang Jum;

1. Forum
Forum menjadi pilihan utama ketika kita jenuh blogging secara tradisional, kenapa tradisional? karena dari dulu sampai sekarang cuma mengandalkan kita sebagai pemilik blog untuk mengisinya dan jika tidak update, maka akan ditinggalkan. Berbeda dengan sebuah forum yang hanya menyediakan sebuah wadah dan mempromosikannya agar semua orang masuk ke dalam forum tersebut. Kelemahan forum adalah pemilik dituntut untuk memberikan keuntungan yang seimbang dengan anggotanya, walau pun keuntungan itu sendiri hanya bisa dirasakan oleh anggotanya. Tapi untuk saat ini itu belum cukup! Anggap saja blogger kita itu mata duitan , maka hal yang bisa dianggap memberikan keuntungan adalah profit secara finansial dari aktifnya anggota tadi. Sebagai contoh kita bisa meniru gaya dari WALLINSIDE.COM yang menawarkan pembagian impresi iklan kepada anggotanya dengan perbandingan 50:50. Walaupun mungkin kita tidak tahu sendiri secara pastinya tapi itu sudah bagus untuk anggotanya.

2. Sosial media
Jangan harap dengan sosial media jaman sekarang bisa mengakomodir keinginan blogger, lihat saja isi dari sosial media yang sering anda buka. Mungkin tidak sesuai dengan keinginan kita. Padahal bagi blogger sosial media bisa meniru seperti BLOGGERS.COM yang mana tidak tercampur dengan anggota yang cuma jadi sosialita saja.

3. Ezine articles
Model seperti ini bisa membuat pemilik blognya bakal kebanjiran dana tetapi untuk memulainya akan sulit sekali jika blog tersebut tidak mempunyai branding yang luar biasa kuat. Orang akan ogah masuk ke dalam ezine articles karena menganggap hanya menguntungkan pemilik situs tersebut. So lagi lagi butuh ide baru nan segar untuk memilih platfirm blogging yang bisa dan tepat menjembatani kepentingan blogger anggotanya dengan pemiliknya. Dan Mungkin anda punya ide yang baru untuk di coba? Saya tunggu komentarnya di bawah.
Share This:
Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

Dilarang nyepam, Apalagi nulis URL atau promosi di kolom komentar

Iklan Baris

Taksi Online Kudus
Siap mengantar anda sampai tujuan dengan aman dan nyaman
http://TaksiKudus.com

Properti Kudus
Cari Tanah kapling,Rumah minimalis atau kos kosan di kota Kudus
PropertiKudus.com

Doodle Art Market
Mau jual doodle cantik hasil kreasimu?
Doodle Art Planet

Pasang Iklan Baris
Pasang Iklan Baris Murah Meriah 25.000/Bulan
KangJum.com

Ads by Kangjum.com