Searching...

Pemasangan Dak Keraton/Ceilling Bricks

May 16, 2014
                      Selamat datang kembali di Kang Jum.com yang mana sejak bergairah bekerja di Proyek pembangunan, berjanji untuk memuat pekerjaan saya sebenarnya. Dan kebetulan dalam proyek pembangunan sekarang mengaplikasikan "dak Keraton atau Ceilling Brick. Sebenarnya dak keraton sendiri mempunyai banyak istilah , mislakan cor keraton, dak keramik komposit beton,bata keraton dan masih banyak lagi.
dak keraton

Sejarah Dak Keraton

Bahan material ini lahir atas kerjasama beberapa Negara di Eropa yang kemudian teknologi ini dibawa ke Indonesia melalui proyek bantuan teknis pembangunan industri bahan bangunan yang diawasi oleh UNIDO/UNDP (PBB Project INS/74/034). Pada proyek penelitian yang berlangsung sekitar tahun 1977, bahan material ini diteliti penggunaannya pada sebuah rumah contoh di Puslitbangkim Cipta Karya Pekerjaan Umum
dak keramik beton di eropa
Tampak  pekerja di memasang ceiling bricks (KERATON = Keramik Komposit beton) di eropa  sumber http://www.beodom.com
dak keramik beton di eropa
Aplikasi material pada penelitian ini merupakan hasil pengembangan dari Ir. Emon Sulaiman (Alm) dan Nasan Subagia. Kemudian dikembangkan lagi dengan modifikasi modem oleh Ir. Judadi dan Dipl.Ing Yudiro pada tahun 1984. Setelah itu pada tahun 1990 dikembangkan lagi mofikasinya oleh Ir. Bambang Mursodo
bata keramik beton
bata keramik beton
material ini merupakan hasil pengembangan dari Ir. Emon Sulaiman (Alm) dan Nasan Subagia. Kemudian dikembangkan lagi dengan modifikasi modem oleh Ir. Judadi dan Dipl.Ing Yudiro pada tahun 1984. Setelah itu pada tahun 1990


Kelebihan Dak Keraton

1. Bobotnya lebih ringan ( sekitar 130-150 kg/ m2) dibandingkan dengan beton ( sekitar 288 kg/ m2) . Ini karena Ceiling Brick memiliki rongga didalamnya dan material pembentuknya adalah tanah liat. Bobot yang ringan ini menyebabkan beban strukur yang didukung oleh kolom bisa dihemat. Selain itu, menurut Ir. Bambang Mursodo, keuntungan bobot yang ringan akan memperkecil gaya gempa yang diterima oleh stuktur bangunan.

2. Ekonomis dibandingkan dengan beton. Dak beton dibentuk dari pasir, batu pecah dan semen kemudian diberi tulangan baja. Bila menggunakan ceiling brick, maka pemakaian beton dapat dihemat hingga 60% . Ini karena pengecoran beton hanya dilakukan pada lapisan diatas ceiling brick ( setebal 1-3cm) dan celah antara satu keraton dengan keraton lainnya. Tulangan baja yang digunakannya pun juga lebih sedikit karena menggunakan sistem tulangan searah.

3. Cepat Bila menggunakan beton, plat/ dak lantai harus diberi bekisting untuk menahan cetakannya. Sedangkan dengan keraton anda tidak perlu menggunakan cetakan dan bekisting dalam jumlah yang banyak. Bekisting hanya diletakkan pada ujung tumpuan balok. Karena keuntungan ini, anda dapat membuat plat/ dak beton tanpa harus membongkar atap rumah keseluruhan terlebih dahulu. Tidak hanya itu, bila rumah anda dibangun dari awal dengan menggunakan bekisting yang minim, pekerjaan finishing di lantai bawah dapat segera diselesaikan tanpa harus menunggu selesainya pembuatan plat/ dak beton di atasnya.

4. Isolator Rongga didalam bata Ceiling brick ini juga memberikan keuntungan tambahan yaitu dapat meredam panas dan bunyi karena berfungsi sebagai isolator. Dengan beragam keuntungan yang akan menghemat anggaran membangun atau merenovasi rumah Anda, keraton ini dapat digunakan sebagai alternatif bahan untuk membuat plat/ dak lantai beton yang ekonomis dan cepat.

kemampuan dak keraton dalam kapasitas sebagai alternatif lantai dak masif (konvensional), Keramik ini mempunyai rongga yang bila diperhatikan secara seksama menyerupai huruf “V”. Dalam keadaan terpasang, rongga “V” ini seakan-akan menumpu beban yang ada diatasnya. Untuk membuat pelat, keraton ini dirangkai dengan campuran semen pasir (beton) dan direkatkan dengan beton.
Keraton merupakan sebuah plat rusuk untuk kemudian dirakit menjadi balok2 yang telah disisipi tulangan sebagai tulangan tarik. Rangkaian dari balok2 yang terrangkai dari keraton ini lah yang nanti akan menjadi plat lantai yang akan disatukan oleh adukan mortar dgn ketebalan 3 cm. Perbedaan yang mendasar antara dak masif dan dak keraton salah satunya adalah dak keraton menggunakan sistem penulangan 1 arah, sedangkan dak masif menggunakan tulangan 2 arah.




Jika informasi diatas masih kurang jelas , anda bisa menunggu update selanjutnya di kang Jum.com dan semoga bisa bermanfaat.lihat lebih banyak videonya di SINI
Share This:
Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

Dilarang nyepam, Apalagi nulis URL atau promosi di kolom komentar

Iklan Baris

Taksi Online Kudus
Siap mengantar anda sampai tujuan dengan aman dan nyaman
http://TaksiKudus.com

Properti Kudus
Cari Tanah kapling,Rumah minimalis atau kos kosan di kota Kudus
PropertiKudus.com

Doodle Art Market
Mau jual doodle cantik hasil kreasimu?
Doodle Art Planet

Pasang Iklan Baris
Pasang Iklan Baris Murah Meriah 25.000/Bulan
KangJum.com

Ads by Kangjum.com